NEWS TICKER

2 bulan

Bupati Ponorogo Sugiri ‘Kang Giri’ Berpesan, Keluarga Pekerja Migran Indonesia Asal Ponorogo Diimbau Tidak Menjemput Langsung

26 April 2021 51 KALI DILIHAT

PONOROGO, MediaSorotMata.com – Keluarga para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo diimbau tidak menjemput langsung ke bandara saat keluarganya yang merantau di luar negeri pulang ke tanah air pada lebaran kali ini.

Hal ini sebagai langkah menekan penyebaran dan masuknya covid-19 beserta varian barunya ke Indonesia, termasuk Ponorogo.

“Yang menjemput biar pemerintah (Pemkab Ponorogo dan instansi terkait). Keluarga tidak perlu berbondong-bondong ke Surabaya.

Cukup di sini saja. Agar lebih aman, lebih terkendali dan lancar,” ungkap Bupati Ponorogo Sugiri ‘Kang Giri’ Sancoko usai mengikuti rapat penanganan kepulangan PMI, WNI dan WNA melalui Bandara Juanda Surabaya secara online bersama Kapolres Ponorogo AKBP Mochammad Nur Aziz dan Dandim 0802/Ponorogo Letkol (Inf) Sigit Sugiharto, Senin (26/4/2021) di Aula Pesat Gatra Mapolres Ponorogo, dikutip dari akun instagram ponorogokab.

Imbauan ini dinyatakan Kang Giri sebab setiap PMI yang mudik pada musim lebaran kali ini wajib mengikuti prosedur standar kepulangan yang telah ditentukan oleh Pemprov Jatim.

Yaitu bahwa setelah mendarat di Bandara Juanda Surabaya, para PMI akan dikarantina lebih dulu di Asrama Haji Sukolilo.

Mereka akan menjalani tes swab untuk mengetahui statusnya terhadap covid-19. Bila negatif, PMI diperkenankan pulang ke daerah masing-masing dengan transportasi dari masing-masing pemkab/pemkot. Bila positif, maka akan dikirim ke rumah sakit untuk ditangani covid-19-nya.

Penjemputan oleh Pemkab Ponorogo terhadap para pahlawan devisa itu akan dilakukan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya setelah dinyatakan negatif covid-19. Sesampai di Ponorogo, mereka akan menjalani karantina dan tes covid-19 kedua. Bila hasilnya negatif, PMI yang bersangkutan bisa pulang ke rumahnya masing-masing.

“Soal karantinanya di mana dan sebagainya, apakah pakai shelter terpusat atau pakai yang di desa-desa, semuanya akan segera kita bahas dalam rapat bersama seluruh instansi yang mengurusi persoalan covid-19 ini,” kata Kang Giri sambil menyebut ada sekitar 6 ribu PMI yang kemungkinan akan pulang secara bergelombang.

Prosedur standar penanganan kepulangan PMI ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur bersama Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim dan seluruh instansi berwenang. (Man)

Related posts

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments