NEWS TICKER

2 bulan

Diduga CV. Dewi Pustaka Pemalsu ISBN Buku Terbitan

, 26 Juni 2021 41 KALI DILIHAT

MOJOKERTO, MediaSorotMata.com –  Mencerdaskan Bangsa adalah amanat undang undang dan itu menjadi tugas seluruh bangsa Indonesia. Namun perlu juga diperhatikan tahapan proses penerbitan sebuah buku dalam dunia pendidikan, perlu kurikulum dan standarisasi yang di keluarkan oleh pemerintah.

Semua penerbitan buku tertuang pada peraturan yang harus dipahami dan di implementasikan oleh perusahaan penerbitan buku Siswa atau dunia Pendidikan.

Permendiknas No. 2 Tahun 2008 tentang Buku, Permendikbud No. 8 Tahun 2016
tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan. UU No. 3 Tahun 2017 tentang sistem Perbukuan
PP No. 75 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 3 Tahun 2017
Perbukuan dan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia No. 7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian ISBN.Pasal 30 Butir (f) UU No. 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan.

“Yang menyatakan bahwa penerbit berkewajiban untuk mencantumkan Angka Standar Buku
Internasional (ISBN).

Dari peraturan perundang-undangan standarisasi buku siswa di dunia Pendidikan sudah secara jelas aturannya. Bahkan hingga code Angka ISBN pun, harus pula dicantumkan ASLI yang dikeluarkan oleh PNRI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia).

Code ISBN 978-602-9622-656 di Kulit Belakang, buku yang secara kasat mata yang dikeluarkan, CV. DEWI PUSTAKA seolah-olah asli bahwa ISBN tersebut dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang mengeluarkan ISBN di Negara ini.

Namun ketika buku Penjasorkes Sekolah Dasar kelas 06 semester ganjil ber code ISBN 978-602-9622-656 dilakukan tracking pada situs resmi perpustakaan, Nasional Republik Indonesia, ternyata tidak ada data yang ditemukan. Proses tracking dilakukan berulang kali, hasilnya valid tidak terdeteksi tidak ada.

Pemakaian ISBN yang dipalsukan merupakan pelanggaran berat dan mencidrai dunia perbukuan serta dunia pendidikan. ISBN 978-602-9622-656 menurut Hadi adalah ISBN Siluman karena tidak jelas siapa yang
mengeluarkan angka-angka itu.

Entah darimana penerbit CV. Dewi Pustaka mendapatkan angka ISBN 978-602-9622-656. Karena berdasarkan hasil tracking, ISBN 978-602-9622-656 tidak terdapat dalam database ISBN Perpustakaan Nasional Republik
Indonesia, “ tutur Hadi terheran-heran.

Saya prihatin setelah melihat data-data yang ada, ternyata saat menerbitkan buku ini, CV. Dewi Pustaka hanya memiliki izin perdagangan Alat Tulis Kantor tetapi faktanya menjalankan usaha penerbitan buku,” papar Hadi.

Saya sangat sedih sebagai wali murid melihat dunia Pendidikan ini menjadi ladang meraup untung pribadi (Obyek Bisnis dan Politik) melalui buku yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebagai penunjang dalam strategy gemar membaca.

“Saya tidak keberatan untuk membeli buku yang dianjurkan sekolah, tetapi saya akan melakukan protes keras jika buku-buku itu tidak sesuai standart dan aturan penerbitan. Patut saya sayangkan pihak SDN Pohkecik saat merekomendasi buku tidak berdasarkan regulasi yang jelas. Jadi saya dan wali murid lainnya akan menjadi
korban,” pungkas Hadi

Referensi buku-buku ber kwalitas dan ter uji serta legalitas jelas dari perusahaan penerbit yang sah sebagai bekal murid / siswa dalam belajar ada banyak dimana mana, kok ambil dari CV. Dewi Pustaka. Ada apa dengan SDN pohkecik?????”Ditanyakan Wali Murid. (Suhar)

Related posts

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments