NEWS TICKER

2 bulan

Kemendag Masih Dalami Dampak Banjir Terhadap Mahalnya Cabai

22 Februari 2021 5 KALI DILIHAT
Cabai. Foto: pixabay

JAKARTA — Harga komoditas cabai mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir. Hal itu diketahui akibat menurunnya pasokan dan distribusi yang dipicu oleh bencana banjir di berbagai daerah sentra produksi cabai.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Syailendra, menjelaskan, pihaknya masih mengidentifikasi dampak banjir terhadap penurunan produksi maupun arus distribusi cabai ke setiap daerah.

“Saya terus terang masih melihat dampak banjir ini karena beberapa pekan lalu informasi dari asosiasi, daerah masih tetap produksi,” kata Syailendra kepada Republika.co.id, Senin (22/1).

Meski produksi tetap berjalan, Syailendra menuturkan, tingkat produksi belum begitu optimal lantaran panen raya baru jatuh pada bulan Maret 2021.

“Karena itu, kita lagi cek seberapa signifikan dampaknya ke distribusi. Apakah juga terhambat untuk masuk ke Jabodetabek? Masih kita cek,” kata dia.

Menurutnya, sejauh ini distribusi komoditas pangan dari sentra menuju daerah perkotaan masih bisa berjalan. Meskipun di sebagian daerah melalui satu jalur akibat masih terganggu akibat banjir.

Perkembangan cuaca dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan kelancaran distribusi cabai. Menurut Syailendra, para pihak distributor mengkhawatirkan kelancaran pengiriman jika curah hujan tinggi masih berlangsung.

Adapun soal operasi pasar, Syailendera menuturkan masih melihat perkembangan situasi. Ia menilai, selama produksi dan distribusi masih lancar operasi pasar tidak perlu dilakukan. “Bagaimana kita mau operasi pasar? Kita lihat dulu situasi, karena itu seharusnya tidak perlu terjadi,” kata dia.

 

sumber: https://www.republika.co.id/berita/qox2dy370/kemendag-masih-dalami-dampak-banjir-terhadap-mahalnya-cabai

Related posts

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments