NEWS TICKER

2 bulan

Kepala Desa Pugeran Dampingi Fogging Untuk Mencegah DBD

, 24 Januari 2022 60 KALI DILIHAT

MOJOKERTO, MediaSorotMata.com – Kepala Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto gerak cepat saat terima pengaduan dari salah satu warganya yang meningal terkena Demam Berdarah Dengue (DBD).

Saat di temui di lokasi penyemprotan di Dusun Kauman, Muhammad Arif selaku Kepala Desa Pugeran menyampaikan, untuk menangani Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan yang serius. Hal ini sering menimbulkan kekhawatiran karena perjalanan penyakit DBD tergolong cepat dan dapat menimbulkan wabah serta kematian dalam waktu yang singkat,” jelas Arif, Senin (24/12022).

Pemerintah Desa Pugeran bersama Bidan Pugeran dan Dinas kesehatan Kabupaten Mojokerto bekerjasama memberantas penyebab DBD dengan menggunakan Fogging di Dusun Kauman.

Fogging ini merupakan upaya pemerintah dalam mencegah sekaligus membasmi sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue.

Di tempat yang sama, Bidan Desa Pugeran menjelaskan, penyakit Demam Berdarah juga perlu di perhatikan oleh masyarakat. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membersihkan lingkungan dengan mencegah DBD ini yaitu menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, dan mengubur barang bekas yang menjadi genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Penyebab berkembangnya Nyamuk dimulai dari genangan air yang kurang bersih dan untuk kesempatan berkembang biak sangatlah cepat, oleh karena itu tampungan air di ember atau bak kamar mandi jangan terlalu lama didiamkan,” jelasnya.

Untuk antisipasi penyakit Demam Berdarah kita harus menguras bak mandi secara rutin sangat membantu dalam mencegah adanya jentik nyamuk yang hidup di dasar kolam.

Perhatikan pula berbagai barang bekas, seperti ember, kaleng, atau ban yang bisa saja menampung air ketika hujan datang. Segera buang air tersebut agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Jika, di rumah ada tanaman hias yang ditaruh dalam vas berisi air juga harus diperhatikan agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Apalagi di musim hujan seperti saat ini. Sangat cepat sekali nyamuk berkembang biak, imbuhnya.

Arif juga menambahkan, sangat-sangat berterimah kasih atas respon cepat dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dan terimakasih kepada Ibu Bupati dan Sekda telah membantu kordinasinya kepada pihak2 terkait, saat dirinya mewakili menyampaikan keluhan warganya,” pungkasnya. (Suh/Red)

Related posts

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments