NEWS TICKER

2 bulan

Panen Perdana Bawang Merah di Desa Lambangan, Kecamatan Wonoayu

, 23 Juni 2021 305 KALI DILIHAT

SIDOARJO, MediaSorotMata.com – Kegiatan pertanian merupakan wujud menciptakan ketahanan pangan daerah dan sekaligus menjadi usaha yang cukup menjanjikan ditengah kondisi ekonomi dunia yang melemah dampak pandemi  Covid-19 saat ini.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian kabupaten Sidoarjo, Dr. Eni Rustianingsih, ST, MT, saat membuka resminya di acara panen perdana Bawang Merah di Desa Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (23/6/2021). 

Panen perdana yang ditandai dengan pemetikan buah Bawang Merah oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo juga di hadiri, anggota DPRD, Camat, Danramil, Polsek, kepala Desa, Petani dan undangan lainnya.

yang mana kegiatan Panen Raya Ini bertujuan untuk menarik minat juga pelatihan para Petani Bawang Merah di Wilayah Sidoarjo untuk meningkatkan Produktifitas Pertanian yang lebih baik.

Panen perdana pengembangan perkebunan Bawang Merah di Desa Lambangan tersebut, merupakan dukungan dari Dinas Pangan dan Pertanian yang diberikan kepada petani awal budi daya Bawang Merah, berup bibit juga obat-obatan dan bantuan peralatan pertanian.

Kegiatan budidaya Bawang Merah dari Dinas Pertanian itu sendiri, ada lima kecamatan, yaitu Kecamatan Balongbendo ada 3 lokasi, Kecamatan Wonoayu ada 1 lokasi, Kecamatan Sidoarjo 1 lokasi, Kecamatan Tarik ada 1 lokasi dan Kecamatan Prambon ada 1 lokasi.

 

Potensi Bawang Merah di Desa Lambangan, dengan kondisi tanah yang cocok, dalam beberapa hektar lahan bisa menghasilkan ber ton-ton bawang merah, “ jika harga bawang bisa 20 per kg, maka petani bisa mendapatkan hasil yang cukup lumayan banyak,” jelas Soni.

Bahkan, yang luar biasa, jika dalam setahun petani bisa memanen bawang sampai 4 kali, hasil yang diperoleh bisa mencapai ber juta-juta,“ suatu penghasilan yang luar biasa, apa lagi di kondisi Covid-19.

Soni juga menyampaikan, atas turut sertanya Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, atas bantuannya berupa beni Bawang Merah 500 Kg dan obat-obatan yang selama ini di butuhkan untuk modal awal menanam Bawang Merah,” pungkasnya. (Nuri)

Related posts

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments